TraderHUB > Entertainment > Business Insight > Trading Seperti Survival of the Fittest. Apa Maksudnya?

Trading Seperti Survival of the Fittest. Apa Maksudnya?

Posted by: Adi Kurniawan
Category: Business Insight

Istilah “survival of the fittest” umumnya dikaitkan dengan Charles Darwin dan evolusi. Namun, istilah ini pertama kali digunakan oleh Herbert Spencer dalam bukunya Principles of Biology tahun 1864, di mana ia menarik kesejajaran antara teori ekonominya dan teori biologi evolusioner Darwin. Bagaimana istilah ini dapat diterapkan pada trading? Yuk simak!

Survival of the Fittest

Jika kamu ingin bertahan sebagai seorang trader, kamu harus melakukan banyak hal dengan disiplin dan konsisten. Mereka yang berpikiran lemah dan tidak mampu untuk tetap berdedikasi, disiplin, konsisten dan termotivasi, tidak akan berhasil.

Bukan spesies yang paling intelektual yang bertahan, bukan yang terkuat yang bertahan, tetapi spesies yang bertahan adalah spesies yang paling mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan di mana ia berada.

Namun, bertahan saja tidak cukup, lagi pula kita ingin berkembang sebagai trader, bukan? Langkah pertama adalah belajar bertahan hidup. Untuk melakukan ini, kamu harus berubah. Kamu tidak dapat terus melakukan apa yang tidak berhasil untukmu.

Hanya mereka yang belajar berkembang dan belajar dari kesalahan trading yang akan mampu bertahan cukup lama untuk berkembang sebagai trader.  Jadi, bagaimana kamu menjadi trader yang bisa bertahan dan juga berkembang? Kamu harus mengoptimalkan! Baca sampai habis! kkk

Pertahankan Modal

Jika kamu ingin bertahan, pertahankan modalmu. Di alam liar, buaya air asin Australia adalah salah satu predator alam yang paling sempurna dan berkembang. Predator lain yang sangat berevolusi dan sangat baik adalah singa Afrika.

Kedua predator luar biasa ini menunjukkan perilaku yang dapat diterapkan sebagai trader, kita bisa belajar darinya. Salah satu perilaku tersebut adalah cara mereka menghemat energi mereka untuk mangsa yang paling mudah (terlemah).

Mereka mungkin menunggu berhari-hari sebelum menemukan mangsa yang ideal. Seiring waktu, mereka telah beradaptasi dan berevolusi untuk belajar bahwa menunggu (bersabar) adalah cara tercepat untuk mendapatkan makanan enak. Mereka melestarikan modal mereka (energi mereka) sehingga ketika mangsa yang ideal datang, mereka dapat memburunya dan membunuhnya dengan mudah.

Sebagai seorang trader, jika kamu mempertaruhkan uangmu pada setiap pola inraday kecil yang kamu lihat, kamu akan segera kehabisan uang (modal), dan kemudian ketika trading yang baik / mudah (mangsa) datang, kamu akan menangis menyesal.

Pilih Posisi dengan Bijak

Dalam nada yang mirip dengan poin di atas – Sama seperti predator memilih mangsanya dengan bijak, jadi kamu harus memilih posisi tradingmu dengan bijak. Kamu tidak dapat membuang modalmu setelah posisi trading yang buruk, kamu harus tetap disiplin dan tetap sabar.

Sama seperti singa yang tidak mengejar mangsa terkuat, dia memilih yang mudah / jelas, karena dia tahu cadangan energinya terbatas dan jika dia terus mengeluarkan energi dan tidak mendapatkan mangsa, dia akan mati.

Demikian pula, jika kamu terus melakukan trading berlebihan dan tidak mengikuti rencana trading antisipatif untuk menunggu situasi trading dengan probabilitas tinggi, kamu akan segera kehilangan uang dan akun tradingmu juga akan mati.

Pahami Bahwa Waktu akan Membantumu

Evolusi membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bertindak pada suatu spesies, karena organisme berubah dan beradaptasi dengan lingkungan mereka. Seiring waktu, kamu akan belajar dari diri sendiri dan orang lain, dan menjadi trader yang lebih baik. 

Intinya di sini adalah, kamu tidak bisa mengharapkannya terjadi dalam semalam. Bumi berusia 4,54 miliar tahun. Intinya adalah, agar segala sesuatunya menjadi efisien dan sempurna, butuh waktu, apa pun itu.

Semakin cepat kamu menerima bahwa kamu tidak akan menjadi kaya dalam semalam di pasar, semakin cepat kamu dapat memulai jalan menuju trading yang menguntungkan. Mulailah dari akun demo, pelajari lebih lanjut sampai kamu benar-benar tahu apa yang kamu lakukan. Seiring waktu, kamu akan tahu kapan harus mengambil risiko lebih banyak. 

Jika kamu tidak terus belajar, beradaptasi, dan berkembang, kamu tidak akan bertahan dalam trading. Trading benar-benar adalah survival of the fittest. Mereka yang paling bersemangat tentang keahlian mereka yang akan bertahan. 

Ini berarti jika kamu terlibat dalam hal ini untuk mencoba dan menghasilkan ‘uang cepat’, kamu tidak akan bertahan. Nah, itulah sekilas pembahasan mengenai trading seperti survival of the fittest yang mungkin dapat memotivasimu.

Jika kamu ingin belajar trading lebih lanjut, silakan bergabung di forum traderhub. Di forum traderhub, kamu dapat belajar trading dengan mentor profesional melalui kelas trading dan private consultation, yang tentunya GRATIS! Yuk gabung bersama kami dengan klik di sini.

Author: Adi Kurniawan

Leave a Reply