TraderHUB

Trader Harus Tahu! Apa Itu Chicago Mercantile Exchange (CME)?

Share This Post

Salah satu keuntungan terbesar untuk perdagangan di pasar berjangka adalah adanya pertukaran terorganisir. Bursa berjangka dan derivatif menyediakan fasilitas kliring terpusat, sehingga memungkinkan transparansi dan efisiensi lebih dalam proses transaksi pasar. Kami akan memberikan gambaran umum tentang bursa perdagangan berjangka paling terkenal di dunia, yaitu CME Group.

Apa Itu Chicago Mercantile Exchange (CME)?

Chicago Mercantile Exchange adalah bursa perdagangan derivatif yang berbasis di Chicago, Illinois. Bursa ini memiliki sejarah panjang di Amerika Serikat sebagai pelopor di arena perdagangan berjangka dan derivatif. CME Group, juga biasa disebut sebagai Chicago Merc, sekarang menjadi perusahaan publik yang terdaftar di bursa saham NASDAQ di bawah ticker CME.

Asal-usul CME dimulai pada tahun 1848. Dalam beberapa tahun terakhir, CME bergabung dengan Chicago Board of Trade pada tahun 2007. Dan kemudian pada tahun 2008, CME mengakuisisi COMEX, dan New York Mercantile Exchange, NYMEX. Pada tahun 2012 CME mengakuisisi Kansas City Board of Trade. Dengan demikian, CME Group telah menjadi pertukaran perdagangan paling kuat di dunia.

Chicago Mercantile Exchange menyediakan beragam produk keuangan. Ini termasuk kontrak berjangka, forward, dan opsi dalam kompleks pertanian, pasar energi, pasar logam mulia, pasar suku bunga, indeks saham, produk mata uang , dan banyak lagi. Berdasarkan volume yang diperdagangkan, CME Group dianggap sebagai bursa berjangka terbesar di dunia.

CME Group adalah entitas teregulasi dengan pengawasan pemerintah yang ditangani oleh Commodity Futures Trading Commission, CFTC. CFTC bertanggung jawab untuk memantau aktivitas entitas berjangka dan valas untuk memastikan bahwa mereka mengikuti semua aturan dan peraturan.

Selain itu, CFTC bertugas memastikan pasar berjalan secara efisien dan transparan. Mereka bertindak sebagai pengawas dan menegakkan semua peraturan yang berkaitan dengan produk perdagangan derivatif. Bursa CME memainkan peran penting dalam membangun dan memelihara kepercayaan investor di bidang derivatif.

Oleh karena itu, bidang derivatif bukanlah instrumen investasi yang terkesan “abal-abal”. Ini sudah berdiri sejak dulu secara global, dan telah menjadi kepercayaan investor untuk meraih pundi-pundi keuntungan melalui produk-produk investasi di dalamnya.

Sejarah CME Group

Pada tahun 1898, Chicago Butter and Egg Board didirikan, yang sekarang dikenal sebagai Chicago Mercantile Exchange (CME). Transisi ini terjadi pada tahun 1919. Pada tahun 1961 CME meluncurkan kontrak berjangka pertama.

Tiga tahun kemudian, pada tahun 1964, CME meluncurkan produk pertanian berjangka pertama. Kemudian, pada tahun 1972 CME menawarkan lini produk keuangan berjangka pertama, dan kontrak ini menggunakan beberapa mata uang asing utama.

Pada tahun 1981, CME mulai menawarkan Eurodollar futures, yang merupakan salah satu produk perdagangan paling likuid di dunia. Satu tahun kemudian pada tahun 1982, CME meluncurkan kontrak berjangka indeks saham pertama yang ada di indeks S&P 500.

Pada tahun 1997, CME meluncurkan kontrak indeks saham berukuran mini yang dikenal sebagai E-mini S&P 500. Saat ini, ini adalah produk perdagangan indeks saham paling likuid di dunia. Dua tahun kemudian pada tahun 1999, CME memperkenalkan kontrak berjangka pertama berdasarkan cuaca.

Pada tahun 2002, CME menjadi perusahaan publik dan sahamnya terdaftar di NYSE. Pada tahun 2006, kesepakatan merger besar terjadi antara CME dan CBOT , yang kemudian diselesaikan pada tahun 2007. Ini menciptakan apa yang sekarang dikenal sebagai CME Group, dan merger tersebut mengukuhkan mereka sebagai bursa perdagangan derivatif terbesar di dunia.

Pada tahun 2008, CME membeli NYNEX, yang merupakan penyedia terkemuka produk-produk terkait energi. Pada tahun 2012 CME mengakuisisi KCBT, menjadikannya fasilitator pasar yang dominan di pasar gandum.

Produk CME

Chicago Mercantile Exchange menawarkan berbagai macam produk untuk trader atau investor derivatif. Ini termasuk instrumen perdagangan dalam peternakan dan pertanian, energi, indeks ekuitas, valuta asing, suku bunga , logam, real estate, cuaca, dan produk OTC.

Secara keseluruhan, produk-produk derivatif ini sangat diminati para investor dan terkenal memberikan imbal hasil yang cukup tinggi. Produk derivatif adalah instrumen investasi yang memiliki banyak sekali keunggulan karena fleksibilitasnya.

Di TraderHUB, kami menyediakan produk derivatif seperti emas, valuta asing (forex), indeks saham, dan juga puluhan saham CFD, yang dapat Anda manfaatkan untuk meraih peluang keuntungan di pasar derivatif.

Selain itu, konsultan profesional kami selalu siap memberikan bimbingan dan edukasi kepada Anda secara berkelanjutan. Terdapat juga rekomendasi sinyal trading di setiap harinya dari para analis profesional. Untuk itu, yuk gabung bersama kami dengan klik di sini.

More To Explore