fbpx
TraderHUB > Entertainment > Business Insight > Tips Trading: Berhenti Trading Seperti ‘Babi’!

Tips Trading: Berhenti Trading Seperti ‘Babi’!

Posted by: Adi Kurniawan
Category: Business Insight

Apakah kamu seorang trader banteng (bull), beruang (bear), atau babi (pig)? Seperti pepatah lama Wall Street mengatakan: “Banteng menghasilkan uang, beruang menghasilkan uang, dan babi disembelih”. Pepatah ini memperingatkan para trader dan investor terhadap keserakahan dan ketidaksabaran yang berlebihan. Apa maksudnya? Yuk simak tips trading di bawah ini!

Apakah Kamu Trader Banteng, Beruang atau Babi?

Trader yang memiliki bias di pasar (bullish atau bearish), dan tetap berpegang pada bias itu tanpa over-trading (tidak serakah), biasanya akan menghasilkan uang dalam jangka panjang. Namun, umumnya banyak trader mengalami masalah ketika mendefinisi bias atau tren pasar yang dominan.

Kamu sangat mudah jatuh, jika kamu belum tahu bagaimana mengidentifikasi tren pasar. Namun, bahkan trader yang tahu bagaimana mengidentifikasi tren pasar, masih cenderung terlalu sering melakukan perdagangan melawannya. Inilah yang menyebabkan over-trading atau menjadi ‘babi’ di pasar.

Dengan demikian, tujuan kamu sebagai trader seharusnya hanya menjadi ‘banteng’ atau ‘beruang’, bukan babi. Cara kamu menjadi banteng atau beruang adalah dengan mengembangkan bias untuk pasar dan tidak menyimpang darinya. Jika pasar berada dalam tren yang jelas, baik naik atau turun, kamu sebaiknya tetap masuk posisi HANYA ke arah tren itu, dan mengabaikan trading kontra-tren.

Harapan yang Tidak Masuk Akal

Trader yang telah menjadi ‘Babi’, memiliki harapan yang tidak realistis tentang trading. Mereka pikir mereka akan menjadi kaya dengan cepat. Mereka mungkin terpikat pada godaan ‘cepat kaya’ yang diiklankan oleh banyak situs dan layanan trading lainnya.

Memiliki mindset ‘cepat kaya’ hanya akan membuat kamu miskin dengan cepat. Jangan salah paham, kami tidak mencoba untuk mematikan semangatmu dari trading. Justru ini adalah sesuatu mindset yang harus dibenahi, agar tidak ada lagi trader yang terjerumus dengan mindset ini.

Ketahuilah bahwa trader yang tidak serakah karena mindset ‘cepat kaya’, pada akhirnya akan menghasilkan uang. Namun, sekali lagi, jika kamu trading seperti ‘babi’ dengan mencoba menghasilkan uang pada setiap fluktuasi harga kecil di pasar, kamu akan menjadi kecanduan pasar dan emosional. Akibatnya, ini berpotensi meledakkan akun tradingmu.

Berhenti Mengejar yang Sudah Bergerak

Jika kamu melewatkan peluang trading, jangan ‘mengejarnya’. Terima saja bahwa kamu melewatkannya dan tunggu kesempatan berikutnya. Mengejar peluang yang telah lewat juga merupakan sikap serakah.

Kamu tidak mungkin selalu berhasil 100 persen dalam memperdagangkan setiap gerakan di pasar. Trading bukan tentang masuk dan untung di SETIAP langkah. Yang perlu kamu lakukan adalah mencapai satu atau dua pergerakan bagus dalam sebulan dan kamu dapat mengambil sebagian besar uang dari pasar.

Satu hal yang penting, trading dengan akun kecil itu sulit, karena trading adalah tentang mempertahankan modal. Jika akun trading kecil, ketahanan modalmu lebih berisiko. Uang tidak bisa menjadi tujuan utamamu ketika kamu memulai dengan akun kecil. Namun, akun kecil dapat menjadi awal untuk belajar trading.

Contoh Trading Seperti ‘Babi’

Sederhananya, jika kamu mengambil risiko lebih dari yang ditoleransikan, kamu akan trading seperti babi. Pada akhirnya, kamu akan menderita kerugian besar yang tidak nyaman. Mempertaruhkan lebih dari yang kamu mampu untuk kehilangan adalah contoh paling jelas dari trading seperti babi.

Jika kamu tidak dapat menyesuaikan risiko per perdagangan ke tingkat yang membuatmu nyaman secara emosional, kamu tidak akan berhasil sebagai trader. ‘Barometer’ untuk menjadi ‘nyaman secara emosional’ dengan risikomu adalah: “apakah kamu bisa tidur nyenyak di malam hari dengan posisi trading yang aktif”.

Jika kamu merasa tidak bisa tidur dengan benar dan kamu terus-menerus melihat tradingmu di ponsel, kamu perlu mengurangi risikomu sampai kamu dapat dengan mudah tidur di malam hari, tanpa berpikir tentang posisi tradingmu.

Nah, itulah sekilas tentang metafora ‘trading seperti babi’. Pada dasarnya, keserakahan dapat dihindari jika kita berkomitmen untuk menjalankan trading dengan rencana-rencana yang sudah disusun. Yuk terus semangat!

Bagi kamu yang ingin belajar trading lebih lanjut, kamu dapat bergabung dengan forum traderhub. Di forum traderhub, kamu dapat berkonsultasi secara gratis dengan mentor profesional. Selain itu, terdapat juga rekomendasi sinyal trading harian dari para analis internasional. Yuk gabung dengan klik di sini.

Author: Adi Kurniawan

Leave a Reply

13 − 11 =

  • Sign Up
Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.