TraderHUB > Entertainment > Business Insight > Seorang Dokter Menciptakan Stochastic? Siapakah Dia?

Seorang Dokter Menciptakan Stochastic? Siapakah Dia?

Posted by: Adi Kurniawan
Category: Business Insight

Setiap trader pasti familiar dengan salah satu indikator dalam forex bernama stochastic.  Tahukah kamu, bahwa penemu indikator ini bukanlah ahli statistik ternama, ahli matematika, atau pakar ekonomi, melainkan justru seorang dokter?! Orang hebat ini bernama George Lane.

Nah, penasaran dengan kisahnya dan ingin tahu bagaimana fungsi indikator ciptaannya ini? Yuk simak pembahasannya di bawah ini!

Kisah George Lane

Pict by: inbizia.com

George Lane (1921-2004) adalah seorang dokter medis sekaligus trader profesional yang menciptakan indikator stochastic. Kehebatannya dalam trading menjadikannya seorang mentor trading yang andal. Ia juga sering membagikan ilmunya lewat buku yang ia tulis.

Semasa perjalanannya dalam trading, ia selalu menggunakan indikator ciptaannya dari sekian banyak indikator yang tersedia. Hingga saat ini, indikator tersebut menjadi salah satu indikator favorit yang digunakan para trader di seluruh dunia.

Kesuksesan yang ia raih tidaklah instan, melainkan melewati berbagai macam hambatan. Awalnya ia adalah seorang dokter di klinik milik ayahnya.

Namun, setelah ayahnya pensiun, George Lane memilih untuk menutup klinik ayahnya tersebut dan memutuskan untuk menjadi seorang trader meskipun pengalamannya adalah seorang dokter.

George Lane menghabiskan waktu yang sangat lama untuk mempelajari tren pasar. Ia terobsesi untuk menciptakan metode trading yang bisa mempermudah trader untuk menentukan kapan harus masuk dan keluar pasar. Obsesi inilah yang kemudian yang membuatnya terpikirkan untuk membuat suatu indikator yang diberi nama stochastic.

Pada awal kisahnya menjadi seorang trader, ia sering mengalami kerugian. Namun, ia tetap tidak menyerah dan selalu ingin belajar. Ia pun akhirnya belajar dengan seorang karyawan broker. Karyawan tersebut mengajarkannya metode Taylor atau siklus pergerakan harga tiap 3 hari.

Minatnya yang tinggi terhadap trading juga membawanya menjadi seorang karyawan di salah satu broker dan menjadi pengajar ilmu perdagangan komoditas di Investment Educators Inc, Watseka, Illinois, yang merupakan satu-satunya lembaga edukasi di Amerika Serikat yang mengajarkan ilmu investasi.

Ketika pemilik sekolah tersebut meninggal dunia, Lane memutuskan untuk mengambil alih sekolah tersebut. Lewat sekolah tersebut, Ia memberikan konsultasi, edukasi, dan mengajarkan teknik-teknik bagi siapa saja yang ingin belajar. Ia menjabat sebagai Presiden di sekolah tersebut hingga ia tutup usia pada 7 Juli 2004.

Fungsi Indikator Stochastic

Indikator stochastic berfungsi untuk mengetahui titik jenuh beli (overbought) dan titik jenuh jual (oversold). Indikator stochastic mempunyai 2 garis, yaitu garis %D dan  garis %K. Umumnya, kedua garis ini memiliki warna dan bentuk yang berbeda.

Garis %K memiliki warna biru, sedangkan garis %D memiliki warna merah dengan bentuk garis yang putus-putus yang sebenarnya dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan anda. Warna kedua garis ini dapat diganti sesuai dengan keinginan trader.

Cara untuk melihat posisi titik jenuh beli pada indikator ini yaitu ketika indikator berada pada level di atas 80, sedangkan untuk melihat posisi jenuh jual, indikator berada di bawah level 20.

Secara umum, trader akan melakukan buy jika indikator berada di area titik jenuh sell. Sebaliknya, trader akan melakukan sell jika indikator berada di area titik jenuh buy.

Akan tetapi, tentunya untuk menambah keakuratan, juga dibutuhkan konfirmasi dengan menggunakan indikator pendukung lain.

Bekerja Cukup Baik di Pasar Sideway

Secara umum, indikator ini bekerja baik pada kondisi pasar yang sedang sideway. Oleh karena itu, trader harus berhati-hati apabila menggunakan indikator ini pada kondisi pasar yang sedang mengalami trending karena bisa saja harga tidak sesuai dengan prediksi.

Sebagai contoh, ketika indikator sudah mencapai di titik jenuh beli dan bertahan lama pada titik tersebut, bisa saja justru terjadi momentum naik yang kuat sehingga harga akan terus mengalami kenaikan.

Namun, bukan berarti indikator ini tidak berfungsi pada kondisi pasar yang sedang mengalami trending. Gunakanlah indikator lain sebagai konfirmasi dan pendukung untuk indikator stochastic ini, seperti moving average dan lain-lain agar potensi keakuratan analisis lebih besar.

Nah, itulah sepenggal kisah mengenai George Lane dan beberapa penjelasan mengenai indikator stochastic yang mungkin dapat menambah pengetahuan kamu dalam trading. Untuk mendapatkan informasi lebih banyak mengenai trading, kamu dapat bergabung dengan forum traderhub.

Di forum traderhub, kamu juga bisa berdiskusi dengan para trader lain. Selain itu, kamu juga bisa belajar dan melihat analisis-analisis seputar trading dari para analis profesional. Bagi kamu yang berminat untuk bergabung, yuk klik di sini!

Author: Adi Kurniawan

Leave a Reply

ten − 9 =

×
×
×
  • Sign Up
Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.