TraderHUB

Saham Coca-Cola Anjlok Imbas Aksi Ronaldo di Konferensi Pers Piala Euro

Share This Post

Saham Coca-Cola anjlok imbas aksi Ronaldo yang menggeser dua botol Coca-Cola pada saat konferensi pers jelang laga Euro Portugal vs Hungaria, Senin 14/6/2021. Sejak saat itu, banyak cuplikan video yang beredar di media sosial mengenai aksi kapten Portugal ini dengan berbagai macam komentar pro dan kontra dari warganet. Sebenarnya bagaimanakah detail aksi Ronaldo yang membuat ramai para investor ini? Yuk simak pembahasannya di bawah ini!

Polemik Ronaldo Geser Botol Coca-Cola

Insiden yang telah menjadi pembicaraan di media sosial ini terjadi jelang laga Hungaria vs Portugal. Pada saat itu, Ronaldo menghadiri konferensi pers bersama sang pelatih, Fernando Santos. Ketika Ronaldo berada di bangku konferensi pers, terdapat tiga botol minuman pada mejanya, yakni satu botol air mineral dan dua botol Coca-Cola.

Ronaldo yang melihat dua botol Coca-Cola tersebut lantas langsung menyingkirkannya dan mengambil botol air mineral sembari berkata “minum air”. Padahal, saat itu banyak media yang sedang meliput jalannya konferensi pers. Terlebih, seperti yang kita ketahui bahwa Coca-Cola merupakan sponsor dari pagelaran Piala Euro 2020 sejak 1988.

Sejauh ini tidak diketahui secara pasti apa penyebab Cristiano Ronaldo melakukan aksi tersebut. Insiden ini lantas membuat warganet ramai berkomentar melalui media sosial. Beberapa di antaranya ada yang memaklumi tindakan Ronaldo dengan alasan bahwa itu merupakan suatu hal yang benar, mengingat Ronaldo adalah seorang atlet yang harus menjaga asupan makanan dan minumannya.

Namun, beberapa di antaranya juga ada yang menyayangkan aksi Ronaldo ini. Warganet beranggapan, walaupun Ronaldo tidak menyukai Coca-Cola, seharusnya Ronaldo tidak melakukan aksi itu. Mengingat, dirinya merupakan ikon terkenal yang segala tindakannya pasti akan berdampak langsung, terutama berdampak untuk Coca-Cola itu sendiri.

Saham Coca-Cola Anjlok Imbas Aksi Ronaldo

Tindakan kapten timnas Portugal ini langsung berdampak untuk perusahaan Coca-Cola. Dikutip dari media harian Spanyol, Marca, perusahaan Coca Cola rugi hingga 4 miliar dolar AS atau sekitar Rp57,2 triliun. Insiden ini juga menyebabkan saham Coca-Cola anjlok 1,6 persen.

Sebelum insiden Ronaldo, harga saham Coca Cola di bursa New York tercatat sebesar 56,10 dolar AS. Namun setengah jam setelah insiden ini, sahamnya turun menjadi 55,22 dolar AS per saham. Tak hanya itu, kapitalisasi pasar saham Coca-Cola juga turun sebesar 4 miliar dolar AS, yaitu dari 242 miliar dolar AS menjadi 238 miliar dolar AS.

Pihak Coca-Cola yang mengetahui insiden ini lantas menanggapinya dengan santai. “Pemain ditawari beberapa pilihan minuman: air, Coca-Cola dan Coca-Cola Zero Sugar saat hadir di sesi konferensi pers. Setiap orang berhak atas preferensi minuman mereka. Setiap orang mempunyai selera dan kebutuhan yang berbeda”, kata juru bicara Coca-Cola, dikutip dari The Sun.

Kondisi Keuangan The Coca-Cola Company

The Coca-Cola Company merupakan induk perusahaan pemegang merek dagang dan juga merupakan produsen minuman ringan yang bermarkas di Atlanta, Amerika Serikat. Meskipun The Coca-Cola Company sedang dilanda insiden ini, pada dasarnya perusahaan ini tetap mencatatkan kinerja yang membaik dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan yang dirilis perusahaan, sepanjang kuartal pertama tahun 2021 pendapatan Coca-Cola Company tercatat naik 4,87% secara tahunan menjadi US$ 9,02 miliar atau setara Rp 129 triliun.

Torehan tersebut lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berada di angka US$ 8,60 miliar atau Rp 123 triliun. Selain itu aset perusahaan juga tercatat naik. Hal ini didorong dengan liabilitas perusahaan yang juga mengalami penurunan, sehingga ekuitas perusahaan mengalami pertumbuhan.

Saham Turun Bisa Untung, Bagaimana Caranya?

Insiden ini mungkin akan memiliki risiko jika kita memutuskan untuk berinvestasi pada saham Coca-Cola secara konvensional. Namun, jika kita berinvestasi di saham Coca-Cola dengan Contract for Difference, insiden ini justru dapat dimanfaatkan untuk memeroleh keuntungan.

Hal tersebut dikarenakan pada Contract for Difference (CFD) kita hanya memperdagangkan nilai saham Coca-Cola, bukan fisik sahamnya. Dengan begitu, investasi di saham CFD memiliki potensi keuntungan dua arah, yang memungkinkan kita untuk mendapatkan keuntungan ketika harga saham naik, maupun ketika harga saham turun.

Dengan kata lain, kita dapat langsung order posisi jual saham Coca-Cola tanpa harus membelinya terlebih dahulu. Nah, TraderHUB menyediakan untuk Anda yang ingin berinvestasi di saham Coca-Cola melalui Cntract for Difference (CFD).

Kami juga memiliki analis internasional dari berbagai negara yang selalu siap memberikan analisis pasar di setiap harinya. Menarik kan? Untuk itu, manfaatkan momen ini untuk memeroleh pundi-pundi keuntungan! Untuk berinvestasi di saham Coca-Cola, silakan di klik di sini!

Sumber foto: Okezone

More To Explore