fbpx
TraderHUB > Entertainment > Business Insight > Psikologi Trading: Ketakutan Atas Kenaikan Kecil Setelah Penurunan Besar

Psikologi Trading: Ketakutan Atas Kenaikan Kecil Setelah Penurunan Besar

Posted by: Adi Kurniawan
Category: Business Insight

Kejutan yang bersifat ekonomi, politik, atau teknis telah menjadi makanan sehari-hari di pasar Forex. Dalam hal ini, umumnya psikologi trading memainkan peran besar dalam pengambilan keputusan. Pada artikel ini, kami akan menjelaskan ketakutan umum yang sering dialami trader, yaitu ketakutan atas kenaikan kecil setelah penurunan besar. Yuk simak!

Ketakutan Atas Kenaikan Kecil Setelah Penurunan Besar

Setiap trader tentunya memiliki perasaan dan kelemahan. Kita semua terkadang selalu menginginkan apa yang tidak kita miliki, itu manusiawi. Sebagai contoh, Ketika nilai EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran triwulanan tersempit yang pernah ada, kita semua pasti menginginkan pasar bergerak secara eksplosif.

Di sisi lain, ketika suatu pair bergerak turun beberapa angka dalam beberapa detik, kita akan mengatakan ketenangan lebih baik daripada badai.

Ketika harga jatuh ke bawah, pilihan sulit muncul: haruskah kita membeli aset yang lebih murah atau haruskah kita menahan diri dari membeli harga pada saat di dasar? Thomas Bulkowski, penulis Encyclopedia of Chart Patterns berpendapat bahwa penyebab penurunan tajam dalam harga aset dalam waktu yang singkat adalah karena beberapa peristiwa yang bersifat fundamental atau teknis.

Menurutnya, faktor fundamental dapat menghasilkan pemulihan 3-6 bulan. Kemudian, penurunan mengambil kembali kendali atas instrumen keuangan dan sering mengulangi trik dengan jatuhnya harga, memperbarui posisi harga terendah sebelumnya pada saat yang sama.

Contoh Kasus EURCHF

Peristiwa tahun-tahun terakhir menunjukkan bahwa Forex mungkin juga menjadi “rumah” atas kenaikan kecil setelah penurunan yang besar.

Pada Januari 2015, franc melonjak terhadap mata uang global utama karena kebijakan bank nasional Swiss. Hal ini menyebabkan pair EUR/CHF turun hampir 20% dalam beberapa hari. Penurunan ini merupakan penurunan terbesar kedua, yang pertama terjadi pada Agustus 2011.

Berikut adalah gambar kenaikan kecil setelah penurunan besar di grafik mingguan EUR/CHF.

Contoh Kasus GBPUSD

Situasi serupa terjadi pada pound di Juni 2016 setelah referendum Brexit. Tidak ada yang berharap bahwa Inggris akan memutuskan untuk berpisah dengan Uni Eropa. Akibatnya, GBP/USD bergerak jatuh hampir 15% turun dalam 3 minggu. Setelah koreksi singkat pada Oktober 2016, ada kejatuhan cepat yang menjatuhkan pound ke nilai harga terendah selama 30 tahun.

Berikut adalah gambar kenaikan kecil setelah penurunan besar di grafik mingguan GBP/USD

Jangan Takut Kenaikan atau Penurunan

Thomas Bulkowski berpikir bahwa pola terbentuk selama 3 tahap. Pada tahap pertama, ada pergerakan ke bawah yang tajam. Faktor fundamental biasanya lebih merusak kenaikan daripada faktor teknis.

Pada tahap kedua, ada retracement atau harga akan koreksi naik kembali. Untuk acara ekonomi atau politik, durasinya biasanya 3-6 bulan (franc dibutuhkan lebih dari 3 tahun sedangkan pound berhasil dalam 3 bulan). Pada akhirnya, pada tahap ketiga penurunan mulai menyerang lagi dan memperbarui terendah sebelumnya.

Harga pair di forex ini merupakan siklus yang terus berputar. Kita dapat melihat bahwa pola-pola di masa lalu relatif sama, dan dapat dijadikan pertimbangan untuk pergerakan harga masa depan. Di dalam forex, tidak ada yang namanya “harga tinggi” atau “harga rendah”, yang ada hanyalah “harga yang bisa lebih tinggi” dan “harga yang bisa lebih rendah”.

Jika kamu ingin belajar lebih dalam untuk analisis teknikal agar lebih pede, kamu dapat bergabung di forum traderhub untuk berdiskusi dengan mentor profesional kami. Para mentor kami selalu siap memberikan bimbingan dan edukasi dengan sepenuh hati. Yuk gabung dengan klik di sini.

Author: Adi Kurniawan

Leave a Reply

fourteen + twelve =

  • Sign Up
Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.