fbpx
TraderHUB > Entertainment > Business Insight > Prinsip Afirmasi Meningkatkan Kesuksesan Trading

Prinsip Afirmasi Meningkatkan Kesuksesan Trading

Posted by: Adi Kurniawan
Category: Business Insight

Apa pun yang kamu inginkan di dunia ini, dapat dicapai dengan mengikuti prinsip afirmasi atau penegasan. Bagi kamu yang membaca artikel ini dengan tujuan untuk menjadi trader yang lebih baik – harap ambil pengetahuan ini, praktikkan, dan manfaatkan kekuatannya untuk meningkatkan kesuksesan tradingmu. Yuk simak pembahasannya!.

Prinsip Afirmasi

Afirmasi atau penegasan didefinisikan sebagai: “Pernyataan bahwa sesuatu itu ada atau benar”. Afirmasi harian adalah metode yang dipraktikkan secara luas untuk mencapai kesuksesan dan mempercepat kemampuan Anda untuk mencapai tujuan.

Napoleon Hill adalah salah satu penulis dan trader sukses yang menerapkan prinsip afirmasi ini. Ia “bertindak seolah-olah” apa yang paling ia inginkan sudah ada sebelum ia memilikinya. Prinsip afirmasi harian sangat penting untuk kesuksesan jangka panjang di bidang apa pun, termasuk trading. Berikut kutipan-kutipan afirmasi dalam karya Hill:

1. “Apa yang dapat dibayangkan dan diyakini oleh pikiran manusia, dapat dicapainya”

Ini adalah kutipan motivasi paling penting sepanjang masa. Jika kamu belum membaca Buku Think and Grow Rich Napoleon Hill, kami sarankan kamu untuk membacanya dalam waktu dekat. Ini adalah salah satu literatur motivasi terbaik yang pernah ditulis, dan kemungkinan akan memiliki efek transformatif pada trading dan kehidupan pribadimu

2. “Saya seorang trader yang sukses”

Jika kamu mengulangi kepada diri sendiri setiap hari bahwa kamu adalah seorang trader yang sukses, itu akan membuatmu lebih mungkin untuk melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjadi seorang trader.

Jika Anda tidak percaya bahwa kamu adalah seorang trader yang sukses, kamu tidak akan pernah menjadi trader yang sukses. Seperti hal-hal lain dalam hidup, kamu harus percaya pada tujuanmu sebelum kamu dapat mewujudkannya.

3. “Saya secara konsisten mengikuti rencana trading”

Kamu perlu mendekati trading sebagai bisnis, serta menjadi strategis dan logis dalam mengikuti rencana tradingmu; jangan menyimpang. Jika kamu telah meluangkan waktu untuk merumuskan rencana trading yang komprehensif berdasarkan strategi tradingmu, tradingmu akan efektif ketika kamu mengikuti rencana yang telah dibuat.

4. “Saya memiliki jurnal trading dan saya menggunakannya”

Jika kamu memiliki jurnal trading dan kamu benar-benar menggunakannya, kamu akan berada jauh di depan sebagian besar trader. Sangat penting untuk menyimpan rekam jejak kinerja tradingmu, sehingga kamu memiliki bukti nyata yang mencerminkan kemampuan tradingmu atau kekurangannya. Jurnal trading juga akan memberimu sesuatu untuk tetap bertanggung jawab dan membantumu tetap disiplin dan teratur.

5. “Saya mempraktikkan manajemen risiko yang tepat”

Penting untuk diingat bahwa kesuksesan trading ditentukan melalui serangkaian besar posisi trading, bukan berdasarkan satu atau dua posisi. Ini berarti bahwa kamu tidak boleh terlalu mementingkan satu posisi, dan cara melakukannya adalah dengan tidak pernah mempertaruhkan lebih dari yang kamu rasa nyaman dengan kerugian per posisi.

6. “Saya trading sesuai dengan apa yang dilakukan pasar, bukan apa yang menurut saya ‘seharusnya’ dilakukan”

Sebaiknya seorang trader memperdagangkan apa yang sebenarnya dilihat di grafik harga, bukan apa yang trader “pikirkan” harus terjadi, atau apa yang trader “inginkan” terjadi. Tugasmu adalah mempelajari cara membaca pergerakan harganya dan memanfaatkannya, bukan melawannya.

7. “Saya tidak terpengaruh secara emosional oleh keuntungan atau kerugian saya”

Baik kerugian maupun keuntungan memiliki kemampuan untuk menimbulkan reaksi emosional dalam diri kita. Sebuah kerugian dapat menyebabkan kita ingin melakukan ‘balas dendam’ di pasar dan mencoba dan ‘mengembalikan’ uang yang baru saja hilang.

Keuntungan dapat menyebabkan kita menjadi terlalu percaya diri atau bahkan euforia, yang dapat menyebabkan kita menyimpang dari rencana trading kita dan mengambil trading yang probabilitasnya lebih rendah daripada yang biasanya kita ambil. Oleh karena itu, kamu harus selalu waspada terhadap kemunculan trading emosional setelah trading ditutup, tidak peduli apakah hasilnya untung atau rugi.  

Nah, itulah 7 prinsip afirmasi yang diterapkan Hill ketika trading. Prinsip-prinsip tersebut seperti ‘doa’ yang terwujud dan membimbingnya menuju kesuksesan jika dijalankan secara konsisten. Nah, buat kamu yang masih kesulitan mengatasi masalah trading, jangan sungkan untuk berkonsultasi di forum traderhub.

Di forum traderhub, kamu dapat berkonsultasi dengan mentor profesional melalui private consultation dan kelas trading yang tentunya GRATIS. Selain itu, juga terdapat sinyal trading harian dari para analis internasional. Untuk itu, yuk gabung sekarang dengan klik di sini.

Author: Adi Kurniawan

Leave a Reply

three × 4 =

  • Sign Up
Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.