TraderHUB > Entertainment > Business Insight > Prediksi Trading dan Bias Trading, Sebenarnya Mana yang Lebih Baik?

Prediksi Trading dan Bias Trading, Sebenarnya Mana yang Lebih Baik?

Posted by: Adi Kurniawan
Category: Business Insight

Bagi beberapa trader mungkin menganggap bahwa prediksi trading dan bias trading merupakan suatu hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki pengertian yang berbeda. Saat membaca berbagai ulasan maupun analisis forex, kamu mungkin sering menjumpai frasa “bias trading” ataupun “prediksi trading”.

Keduanya sama-sama bersifat perkiraan, namun terdapat perbedaan mendasar di antara kedua istilah tersebut. Bahkan, perbedaan ini bisa menjelaskan mana jenis perkiraan yang boleh dan tidak boleh kamu miliki. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasannya!

Perbedaan Bias Trading dan Prediksi Trading

Menurut pemahaman Dr. Pipslow dari Babypips, prediksi trading forex merupakan upaya untuk menerawang sesuatu di masa depan. Membuat prediksi trading sama artinya dengan mengharapkan hasil tertentu. Dalam trading forex, beranggapan bahwa suatu pair akan diperdagangkan pada harga tertentu dalam suatu waktu merupakan contoh sebuah prediksi.

Sementara itu, bias adalah kecenderungan atau pandangan terhadap suatu hal. Memiliki suatu bias trading artinya kamu yakin bahwa pergerakan harga di arah tertentu relatif lebih mungkin terjadi, dibandingkan dengan kemungkinan pergerakan lainnya. Contoh paling sederhana dalam hal ini adalah memiliki outlook bullish atau bearish pada suatu pasangan mata uang.

Jadi bisa dikatakan, perbedaan utama dari bias dan prediksi trading forex terletak pada keterbukaan trader terhadap probabilitas lainnya. Prediksi trading cenderung lebih tertutup karena lebih ditentukan oleh ekspektasi pribadi, sementara bias trading lebih terbuka terhadap kemungkinan lain karena perkiraannya masih bersifat relatif.

Bias Trading atau Prediksi Trading, Mana yang Lebih Berbahaya?

Bagi seorang trader forex, sebaiknya kamu dapat mengembangkan bias daripada sekadar membuat berbagai macam prediksi. Memiliki bias adalah suatu hal yang sangat wajar jika bias yang kamu miliki berlandaskan oleh faktor-faktor teknikal maupun fundamental. Dengan bias, kamu dapat mempertimbangkan potensi pergerakan harga, apakah lebih mengarah ke bullish atau ke bearish. Jika tidak sesuai, kamu sudah menyiapkan rencana-rencana untuk mengatasi kejadian tak terduga.

Sebaliknya, prediksi trading cenderung bersifat mutlak dan tidak relatif. Hal ini bisa saja berbahaya jika dijadikan sebagai satu-satunya acuan dalam membuat keputusan transaksi. Alasannya, tentu saja karena prediksi trading forex bertumpu pada ekspektasi kamu sendiri.

Apabila kamu hanya berambisi membuktikan prediksi trading, maka jangan heran bila posisi kamu terus mengalami kerugian. Dengan kata lain, tidak ada yang lebih hebat dari pasar. Bagaimanapun juga, tugas seorang trader adalah untuk mengambil keuntungan dari pergerakan pasar, bukan membuktikan prediksinya benar atau salah, melainkan melihat dan membentuk bias dengan kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi.

Hal Yang Perlu Diwaspadai Dalam Membentuk Bias Trading

Mempunyai bias bullish, bearish, atau netral merupakan suatu hal yang wajar dalam trading. Namun, bias juga dapat berbahaya jika tidak berdasarkan pada pertimbangan objektif, sebagai contoh:

1.   Terjebak Di Situasi Terkini (Recency Bias)

Kondisi ini biasanya dialami trader yang cenderung selalu memperhatikan sesuatu yang telah ia dapatkan pada posisi trading terakhir. Hal ini dapat membahayakan dan dapat mengganggu psikologi trading, sehingga berpotensi akan menimbulkan kerugian.

Seorang trader yang mengalami winning streak cenderung akan lebih percaya diri, sehingga sering kali ia akan mengabaikan dan menyepelekan pasar. Sebaliknya, seorang trader yang mengalami losing streak juga akan menyebabkan trader terlalu takut, sehingga analisis yang trader tersebut lakukan cenderung tidak objektif.

2. Terpengaruh Opini Kelompok (Herding Bias)

Bagi kamu yang bergabung di suatu komunitas trader atau sering berdiskusi dengan trader lain di suatu forum trading, sebaiknya kamu juga harus bisa membatasi diri untuk tidak hanya “mengekor” pada opini-opini mereka.

Tentukanlah investasi yang kamu lakukan berdasarkan keputusanmu sendiri. Jangan sampai, kamu justru terperangkap dalam bias mayoritas yang belum tentu akurat kebenarannya. Riset dan buatlah analisis trading kamu sendiri sebelum menentukan keputusan trading.  

Nah, itulah pembahasan mengenai bias dan prediksi trading. Pembahasan di atas mungkin dapat menambah wawasan kamu mengenai dunia trading agar dapat memerhatikan hal-hal yang seharusnya dilakukan dan dihindarkan. Yuk terus semangat!

Bagi kamu yang ingin mengetahui informasi lain seputar trading, kamu dapat bergabung dengan forum traderhub. Di forum traderhub, kamu dapat berdiskusi dengan trader lainnya. Selain itu, kamu juga dapat belajar dan melihat analisis trading dari para analis internasional. Yuk klik di sini!

Author: Adi Kurniawan

Leave a Reply

two × 3 =

×
×
×
  • Sign Up
Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.