TraderHUB

Memanfaatkan Sinyal Divergence dalam Trading

Share This Post

Dalam dunia trading, terdapat istilah mengenai divergence. Divergence merupakan sinyal trading favorit di kalangan trader yang dinilai cukup akurat. Tak jarang, banyak trader yang mencarinya sebagai acuan pengambilan keputusan trading. Nah,  bagi Anda yang sedang mencari informasi mengenai divergence, Anda membaca situs yang tepat! Di bawah ini akan dijelaskan mengenai sinyal divergence dalam trading dan jenis-jenisnya. Yuk simak!

Mengenal Sinyal Divergence

Divergence merupakan sinyal dalam trading yang menggunakan acuan dari perbedaan pergerakan harga pada grafik dengan pergerakan harga pada Indikator. Indikator yang biasa digunakan untuk teknik divergence adalah, MACD, RSI dan Stochastic Oscillator.

Pergerakan harga pada grafik dan indikator seharusnya memiliki arah dan tingkat yang sama. Jika harga mencapai titik tertinggi lebih tinggi dari candle sebelumnya, maka indikator seharusnya juga mencapai titik tertinggi lebih tinggi dari sebelumnya. Jika harga pada grafik dan indikator tidak bergerak sama, maka dapat dikatakan bahwa akan ada potensi perubahan.

Dengan kata lain, berkat kemunculan sinyal ini, seorang trader dapat melihat apakah suatu tren akan terus melanjutkan pergerakannya atau apakah suatu tren akan mengalami pelemahan dan berpotensi mengalami reversal.

Jenis-jenis Divergence

Secara umum, divergence dalam trading forex terbagi menjadi 2 istilah, yaitu Regular Divergence dan Hidden Divergence

Regular Divergence

Regular divergence adalah tanda-tanda yang menunjukkan bahwa akan terjadi pembalikan tren. Reguler divergence terbagi menjadi dua, yaitu reguler bullish divergence dan reguler bearish divergence.

Regular Bullish Divergence terjadi apabila harga pada grafik berada dalam posisi lower low, sedangkan indikator berada dalam posisi higher low. Tanda-tanda Ini menunjukkan indikasi adanya reversal atau pembalikan tren, yaitu pembalikan dari tren turun ke tren naik (bullish).

Regular Bearish Divergence terjadi apabila harga pada grafik berada dalam posisi higher high, sedangkan indikator berada dalam posisi lower high. Tanda-tanda ini menunjukkan indikasi adanya reversal atau pembalikan tren, yaitu dari tren naik ke tren turun (bearish).

Hidden Divergence

Hidden Divergence adalah tanda-tanda yang menunjukkan bahwa tren akan terus berlanjut. Hidden divergence terbagi menjadi dua, yaitu hidden bullish divergence dan hidden bearish divergence.

Hidden Bullish Divergence terjadi apabila harga pada grafik berada dalam posisi higher low, sedangkan indikator berada dalam posisi lower low. Tanda-tanda Ini menunjukkan bahwa tren bullish yang sedang berlangsung berpotensi akan terus berlanjut.

Hidden Bearish Divergence terjadi apabila harga pada grafik berada dalam posisi lower high, sedangkan indikator berada dalam posisi higher high. Tanda-tanda Ini menunjukkan bahwa tren bearish yang sedang berlangsung berpotensi akan terus berlanjut.

Nah, itulah sekilas pembahasan mengenai sinyal divergence dan jenis-jenisnya yang mungkin berguna dan menambah pengetahuan Anda di dunia trading. Sinyal divergence ini juga dapat dikombinasikan dengan teknik price action lainnya agar keakuratan lebih maksimal.

Jika Anda ingin mengetahui tentang divergence lebih lanjut atau belum begitu paham mengenai divergence ini, jangan khawatir! Segera konsultasikan dengan para profesional TraderHUB! Para profesional kami siap memberikan bimbingan dan edukasi dengan sepenuh hati. Anda dapat dengan leluasa berdiskusi mengenai segala hal yang berkaitan dengan investasi atau trading.

Tak hanya itu saja, Anda juga berkesempatan untuk mendapatkan analisis dan sinyal pasar dari para analis internasional di setiap harinya! Untuk itu, tunggu apalagi? Segera berinvestasi bersama kami dan tentukan jalan kesuksesan Anda sekarang! Untuk buka akun, silakan klik di sini! 

More To Explore