TraderHUB > Entertainment > Business Insight > Memanfaatkan Pola Candle Three Line, Pola dengan Akurasi Sampai 65%!

Memanfaatkan Pola Candle Three Line, Pola dengan Akurasi Sampai 65%!

Posted by: Adi Kurniawan
Category: Business Insight

Bagi para pecinta strategi price action, sudah merupakan suatu hal wajib untuk menganalisis pola-pola candlestick yang terdapat dalam grafik. Membaca pola candlestick merupakan salah satu teknik yang banyak digunakan oleh trader karena dikenal dengan kemudahannya. Hal tersebut dikarenakan perilaku pasar akan secara langsung tercermin dalam pola candlestick.

Berbicara mengenai pola candlestick, ada satu jenis pola yang dapat memberikan kamu sinyal reversal. Pola ini sering digunakan trader dan terkenal dengan keakuratannya. Pola tersebut adalah pola candle Three Line Strike. Apa itu pola Three Line Strike? Yuk simak pembahasannya di bawah ini!

Mengenal Pola Candle Three Line Strike

Pola candle Three Line Strike merupakan salah satu pola yang sering ditunggu oleh kebanyakan trader karena kemunculannya yang jarang ditemukan dalam grafik. Trader menunggunya karena pola ini dikenal dengan keakuratannya dalam memberikan sinyal reversal. Bahkan menurut Bulkowski dalam situs thepatternsite.com, pola Three Line Strike ini memiliki tingkat akurasi hingga 65%.

Pola Three Line Strike terdiri atas dua jenis pola, yaitu Bullish Three Line Strike dan Bearish Three Line Strike:

Bullish Three Line Strike

Pict by: hitandruncandlesticks

Pola Bullish Three Line Strike memberikan sinyal pembalikan menuju ke arah bawah atau biasa disebut dengan bearish reversal. Pola candle ini terbentuk dalam rangkaian tren naik (Uptrend) yang terdiri dari tiga candle bullish.

Meskipun begitu, Jika kamu menemukan formasi tiga candle dalam rangkaian tren naik, bukan berarti formasi tersebut termasuk dalam Bullish Three Line Strike. Ada beberapa syarat yang harus diperhatikan, antara lain:

1.   Terbentuk dalam rangkaian Uptrend.

2.   Terdapat tiga candle penyusun, yaitu candle bullish.

3.   Masing-masing candle Bullish harus memiliki level harga OHLC yang selalu lebih tinggi daripada candle sebelumnya.

4.   Terbentuk candle Bearish setelah adanya 3 candle Bullish pada rangkaian tren naik, dengan level harga Close di bawah level harga Open candle pertama. Besar candle keempat harus menutupi body 3 candle Three Line Strike.

Bearish Three Line Strike

Pict by: hitandruncandlesticks

Apabila Bullish Three Line Strike menyatakan terjadinya Bearish Reversal, maka pola yang dapat Anda gunakan untuk menandai Bullish Reversal adalah pola Bearish Three Line Strike. Sama seperti saudaranya, pola ini juga harus terbentuk dari formasi 3 candle, dengan syarat-syarat yang hampir sama pula dengan pola candle sebelumnya. Secara lebih jelas, syarat terbentuknya pola Bearish Three Line Strike dijelaskan sebagai berikut:

1.   Terbentuk dalam rangkaian Downtrend.

2.   Terdapat tiga candle penyusun, yaitu candle Bearish.

3.   Masing-masing candle Bearish harus memiliki level harga OHLC yang selalu lebih rendah daripada candle sebelumnya.

4.   Terbentuk candle Bullish setelah adanya 3 candle Bearish pada rangkaian tren menurun, dengan level harga Close di atas Open candle pertama.

Tips Trading Menggunakan Pola Three Line Strike

Untuk menyusun strategi trading setelah menemui pola Three Line Strike dalam chart, maka ikuti beberapa tips berikut ini:

1.   Tentukan pola Three Line Strike yang terbentuk, apakah termasuk Bullish Three Line Strike atau Bearish Three Line Strike. Pastikan semua syarat-syarat pada penjelasan di atas telah terpenuhi.

2.   Tentukan posisi entry yang tepat berdasarkan kemunculan pola Three Line Strike. Meskipun Reversal sudah mulai bisa terdeteksi, tetapi sebaiknya tunggulah kemunculan candle konfirmator atau candle keempat setelah pola Three Line Strike.

3.   Jika candle konfirmator (candle keempat) sudah muncul dan telah mengonfirmasi syarat-syarat terbentuknya pola ini, maka langsung lakukan posisi entry. Pastikan jika entry posisi sudah diatur dengan manajemen risiko yang telah kamu buat.

Agar pola ini lebih akurat, sebaiknya kamu juga harus memastikannya dengan menggunakan bantuan indikator sebelum melakukan open posisi. Kamu dapat menggunakan indikator yang berfungsi sebagai penunjuk arah tren atau indikator konfirmasi arah tren.

Jika ingin mengetahui arah pergerakan tren yang akan terbentuk, kamu dapat menggunakan indikator Simple Moving Average (SMA). Sementara indikator yang bisa digunakan untuk mengkonfirmasi arah tren adalah Oscillator seperti Moving Average Convergence Divergence (MACD).

Nah, itulah pembahasan mengenai pola candle Three Line Strike yang mungkin dapat kamu manfaatkan untuk meraih keuntungan. Perlu diketahui, tidak ada strategi yang benar-benar dapat menjamin keuntungan 100 %. Hal yang terpenting adalah fokus bagaimana cara memanfaatkan strategi tersebut agar potensi keuntungan semakin besar. Yuk terus semangat!

Bagi kamu yang ingin mengetahui informasi lain seputar trading, kamu dapat bergabung dengan forum traderhub. Di forum traderhub, kamu dapat berdiskusi dengan trader lainnya. Selain itu, kamu juga dapat belajar dan melihat analisis trading dari para analis internasional. Yuk klik di sini!

Author: Adi Kurniawan

Leave a Reply

3 × 5 =

×
×
×
  • Sign Up
Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.