TraderHUB > Entertainment > Business Insight > Macam-macam Bank Sentral yang Mempengaruhi Pasar Forex

Macam-macam Bank Sentral yang Mempengaruhi Pasar Forex

Posted by: Adi Kurniawan
Category: Business Insight

Bank sentral merupakan organisasi yang mengelola sistem moneter suatu negara (atau sekelompok negara seperti Uni Eropa). Tetapi tidak setiap negara memiliki bank sentral. Jika kamu berinvestasi forex, maka nama bank sentral sering disebut-sebut dalam analisis fundamental. Yuk, kenali lebih jauh tentang bank sentral di seluruh dunia!

Tugas Bank Sentral

Tugas setiap bank sentral antar negara bisa berbeda-beda. Misalnya, salah satu bank sentral mungkin memiliki tujuan utama seperti menjaga stabilitas harga. Maksudnya, bank sentral berperan untuk membatasi seberapa cepat harga naik dari waktu ke waktu akibat inflasi.

Selain itu, bank sentral juga memiliki tugas-tugas lain seperti menekan angka pengangguran tetap rendah. Jika suatu negara memiliki angka pengangguran yang rendah, maka secara otomatis, negara dapat menghindari inflasi karena daya beli masyarakat yang tinggi.

Bank Sentral di Dunia

Tidak setiap negara memiliki bank sentral. Biasanya bank sentral adalah negara-negara yang memiliki mata uang dengan likuiditas tinggi di pasar forex. Berikut adalah nama-nama bank sentral dunia

The Fed, Amerika Serikat

Struktur: Federal Reserve merupakan bank sentral paling berpengaruh di dunia. Dengan transaksi dolar AS yang hampir 90% dari semua transaksi forex, pengaruh Fed memiliki efek besar pada valuasi mata uang major dunia lainnya. Kelompok di dalam Fed yang memutuskan suku bunga adalah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), yang terdiri dari tujuh gubernur Dewan Cadangan Federal ditambah lima presiden dari 12 bank cadangan distrik.

Mandat: Stabilitas harga jangka panjang dan pertumbuhan berkelanjutan

Frekuensi Pertemuan: Delapan kali setahun

European Central Bank (ECB), Uni Eropa

Struktur:  Bank Sentral Eropa didirikan pada tahun 1999. Dewan Gubernur ECB adalah kelompok yang memutuskan perubahan kebijakan moneter. Dewan tersebut terdiri dari enam anggota dewan eksekutif ECB, ditambah para gubernur dari semua bank sentral nasional dari 12 negara kawasan euro. Sebagai bank sentral dari banyak negara, biasanya ECB akan memberikan guidelines pada pasar sehingga pers dan pasar dapat memperkirakan apa yang akan mereka putuskan.

Mandat: Stabilitas harga dan pertumbuhan berkelanjutan. Namun, tidak seperti Fed, ECB berusaha untuk mempertahankan pertumbuhan tahunan harga konsumen di bawah 2%. Sebagai ekonomi yang bergantung pada ekspor, ECB juga memiliki kepentingan untuk mencegah kelebihan kekuatan dalam mata uangnya karena ini menimbulkan risiko bagi pasar ekspornya.

Frekuensi Pertemuan: Dua mingguan tetapi keputusan kebijakan umumnya hanya dibuat pada pertemuan di mana ada konferensi pers yang menyertai, dan itu terjadi 11 kali setahun.

Bank of England (BOE), Inggris

Struktur:  Komite kebijakan moneter Bank of England adalah komite beranggotakan sembilan orang yang terdiri dari seorang gubernur, dua wakil gubernur, dua direktur eksekutif, dan empat ahli dari luar. BoE, di bawah kepemimpinan Mervyn King, sering disebut-sebut sebagai salah satu bank sentral paling efektif.

Mandat: Untuk menjaga stabilitas moneter dan keuangan. Mandat kebijakan moneter BoE adalah untuk menjaga harga tetap stabil dan untuk menjaga kepercayaan pada mata uang. Untuk mencapai hal tersebut, bank sentral memiliki target inflasi sebesar 2%.

Frekuensi Pertemuan: Bulanan

Swiss National Bank (SNB), Swiss

Struktur: Swiss National Bank memiliki komite yang terdiri dari tiga orang yang membuat keputusan tentang suku bunga. Tidak seperti kebanyakan bank sentral lainnya, SNB menentukan tingkat suku bunga daripada tingkat target tertentu. Seperti negara uni eropa, Swiss juga sangat bergantung pada ekspor, yang berarti SNB juga tidak tertarik melihat mata uangnya menjadi terlalu kuat. Oleh karena itu, bias umumnya menjadi lebih konservatif dengan kenaikan suku bunga.

Mandat: Untuk memastikan stabilitas harga sambil mempertimbangkan situasi ekonomi.

Frekuensi Pertemuan: Triwulanan

Bank of Canada (BoC), Kanada

Struktur: Keputusan kebijakan moneter di dalam Bank Kanada dibuat berdasarkan kesepakatan oleh Dewan Pengurus, yang terdiri dari gubernur Bank Kanada, wakil gubernur senior, dan empat wakil gubernur.

Mandat: Menjaga integritas dan nilai mata uang. Bank sentral memiliki target inflasi 1-3%, dan telah berhasil menjaga inflasi dalam kisaran tersebut sejak 1998.

Frekuensi Pertemuan: Delapan kali setahun

Reserve Bank of Australia (RBA), Australia

Struktur: Komite kebijakan moneter Reserve Bank of Australia terdiri dari gubernur bank sentral, wakil gubernur, sekretaris bendahara dan enam anggota independen yang ditunjuk oleh pemerintah.

Mandat: Untuk memastikan stabilitas mata uang, mempertahankan lapangan kerja penuh dan kemakmuran ekonomi serta kesejahteraan rakyat Australia. Bank sentral memiliki target inflasi 2-3% per tahun.

Frekuensi Pertemuan: Sebelas kali dalam setahun, biasanya pada hari Selasa pertama setiap bulan (kecuali Januari)

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ), Selandia Baru

Struktur: – Tidak seperti bank sentral lainnya, kekuatan pengambilan keputusan final atas kebijakan moneter berada pada gubernur bank sentral.

Mandat: Untuk menjaga stabilitas harga dan untuk menghindari ketidakstabilan dalam output, suku bunga, dan nilai tukar. RBNZ memiliki target inflasi 1,5%. Jika target ini tidak tercapai maka akan berakibat pada pemecatan gubernur.

Frekuensi Pertemuan: Delapan kali setahun

Bank of Japan (BoJ), Jepang

Struktur: Komite kebijakan moneter Bank of Japan terdiri dari gubernur BoJ, dua deputi gubernur, dan enam anggota lainnya. Karena Jepang sangat bergantung pada ekspor, BoJ memiliki kepentingan yang lebih aktif daripada ECB untuk mencegah mata uang yang terlalu kuat. BoJ juga sangat vokal ketika merasa prihatin dengan volatilitas dan kekuatan mata uang yang berlebihan.

Mandat: Untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan stabilitas sistem keuangan, yang menjadikan inflasi sebagai fokus utama bank sentral.

Frekuensi Pertemuan:  Sekali atau dua kali sebulan

Dengan mengetahui berbagai bank sentral, kamu sebagai investor dapat membaca bagaimana masa depan mata uang yang dikelola oleh bank sentral. Apakah akan turun atau akan naik valuasinya. Nah, jika kamu ingin belajar lebih banyak, kamu dapat bergabung dengan forum traderhub.

Di forum traderhub, kamu dapat belajar trading melalui kelas trading atau private consultation secara gratis. Selain itu, juga terdapat sinyal trading di setiap harinya dari para analis internasional. Yuk gabung bersama kami sekarang dengan klik di sini.

Author: Adi Kurniawan

Leave a Reply