fbpx
TraderHUB > Entertainment > Business Insight > Cara Jitu menentukan Stop Loss

Cara Jitu menentukan Stop Loss

Posted by: Novi R
Category: Business Insight

Roda terus berputar. Kadang kita di atas, kadang juga di bawah termasuk ketika kita sedang trading investasi derivatif. Ada kalanya kita akan mendapatkan profit, ada kalanya pula kita akan mengalami loss. 

Untuk membatasi loss yang berlebihan, salah satu strategi yang sering digunakan investor digunakan adalah memasang stop loss. Namun tidak semua investor dapat menggunakan fitur ini karena memasang stop loss terasa merupakan hal yang tricky. Jika memasang stop loss terlalu dekat, maka kita akan mudah keluar dari market. Sedangkan jika kita terlalu jauh memasang stop loss, maka potensi loss kita juga akan semakin besar.

Lalu, bagaimana cara yang tepat menentukan stop loss?

Apa yang dimaksud Stop Loss Order?

Photo by Unsplash

Stop Loss order adalah salah satu order yang dapat kita jalankan untuk sell transaksi kita ketika harga telah menyentuh titik yang kita inginkan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi kerugian yang lebih besar.

Misalnya kita membeli emas pada titik 1920 dan memasang stop loss order pada 1900. Pada saat harga emas turun hingga 1890, maka transaksi kita akan sell secara otomatis ketika harga menyentuh 1900.

Menentukan Stop Loss Order

photo by Thought Catalogue

Menentukan stop loss adalah menentukan nilai risiko yang dapat kita toleransi. Besar kecilnya tergantung dari profil risiko masing-masing individu.

Ada banyak teori dan strategi untuk menentukan stop loss yang tepat. Mulai dari melihat waktu pasar, pergerakan politik, maupun menggunakan sinyal-sinyal dari market analis/ guru trading.

Misalnya ketika market analis memberikan sinyal-sinyal trading dari indikator teknikal untuk membeli/menjual komoditas, maka kamu bisa memasang angka stop loss pada angka yang tidak dianjurkan oleh market analis.

Salah satu cara yang kerap digunakan untuk menentukan stop loss adalah tingkat volatilitas komoditi.  Biasanya investor akan memasang titik stop loss berdasarkan volatilitas di luar fluktuasi normal. Kamu dapat menentukan stop loss dengan mengamati pergerakan pasar dan membuat prediksi titik stop loss yang tepat.

Trial and Errors

Photo by Drew Beamer

Kita tidak seharusnya memasang angka stop loss secara acak atau mengikuti insting karena trading merupakan hal yang bisa dihitung dan diprediksi dengan landasan teori yang masuk akal.  Menentukan stop loss yang tepat diperlukan strategi yang baik yang harus diuji coba berkali-kali dengan berbagai metode. Semakin sering kita mencoba maka kita akan semakin mudah untuk menentukan stop loss.

Pastikan untuk mencatat setiap keputusan yang kamu ambil dalam trading. Selain catatan yang dapat digunakan sebagai arsip, tidak menutup kemungkinan kamu dapat memahami pattern trading lebih cepat.

Sebelum memasang stop loss, ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti biaya yang dikenakan oleh setiap broker karena mungkin biaya yang diminta bisa saja terlalu besar dari budgetmu. Selain itu, perlu diingat bahwa stop loss order yang kamu pilih belum valid jika kamu belum menerima konfirmasi dari brokermu.  

Perlu diingat bahwa stop loss order merupakan salah satu strategi risk management agar kamu tidak mengalami loss yang lebih besar bukan untuk menambah profit.

Jika kamu ingin mencoba untuk menerapkan strategi stop loss, kamu dapat mencobanya melalui akun demo dari PT Mentari Mulia Berjangka secara gratis. Kamu bisa mendaftar di sini.

Author: Novi R

Leave a Reply

fifteen + thirteen =

  • Sign Up
Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.