fbpx
TraderHUB > Entertainment > Business Insight > 7 Teknikal Analisis Ala John Murphy

7 Teknikal Analisis Ala John Murphy

Posted by: Adi Kurniawan
Category: Business Insight

Analisis teknikal sangat dibutuhkan untuk membuat keputusan dalam trading. Dengan analisis teknikal, seorang trader dapat memprediksi pergerakan pasar dengan menganalisis grafik dan melihat pola harga.

Analisis ini sangat diperlukan untuk digabungkan dengan analisis fundamental agar dapat meraih potensi keuntungan yang lebih besar.

Salah satu trader yang terkenal dengan kepiawaiannya dalam analisis teknikal adalah John J. Murphy. Kepiawaiannya dalam analisis teknikal, dibagikannya dalam bentuk buku yang Ia tulis, yaitu Technical Analysis of the Financial Markets.

Buku ini dianggap sebagai strategi acuan untuk analisis teknikal. Nah, apa saja strategi-strategi tersebut? Yuk simak!

Memetakan Tren

Analisislah dengan menggunakan chart Jangka panjang, seperti time frame monthly atau weekly yang dapat menunjukkan data beberapa tahun. Time frame jangka panjang lebih akurat dan mudah digunakan untuk menentukan tanda-tanda pergerakan trend.

Daily chart atau chart jangka pendek biasanya dapat mengelabui trader (false signal). Walaupun trader melakukan trading jangka pendek, sebaiknya juga menggunakan dan melihat chart jangka menengah maupun jangka panjang untuk mengikuti trend yang terdapat dalam chart tersebut.

Ikuti Pergerakan Tren

John Murphy menyarankan kepada para trader untuk mengikuti pergerakan arah tren ketika trading. Maksudnya, trader harus bertransaksi searah sesuai dengan pergerakan arah tren, yaitu mengambil posisi buy jika trend up atau mengambil posisi sell ketika trend down.

Carilah Harga Tertinggi dan Terendah

Dalam trading, John Murphy menyarankan trader untuk menemukan harga tertinggi dan terendah yang bisa disebut support dan resistance, sebagai acuan buy atau sell.

Momen terbaik untuk mengambil posisi buy adalah pada saat harga berada dekat dengan level support terakhir. Sedangkan,  momen terbaik mengambil posisi sell adalah saat harga berada dekat dengan level resistance terakhir.

Jika level resistance telah ditembus oleh harga, maka support terakhir yang digunakan adalah level resistance tersebut. Sedangkan, jika level support tertembus oleh harga, maka level support tersebut menjadi level resistance terakhir yang akan digunakan selanjutnya.

Dengan kata lain, high/ level resistance yang lama telah menjadi new low/level support baru.

Perkirakan Saat Harga Akan Bergerak dan Berbalik

Para trader harus bisa mengukur persentase retracement atau koreksi. Hal ini bisa dilakukan dengan melihat tren pasar sebelumnya. Retracement dari trend yang paling umum adalah sebesar 50%.

Namun, John Murphy menyampaikan bahwa retracement minimum umumnya adalah sepertiga dari tren sebelumnya dan retracement maksimum umumnya adalah dua pertiga dari tren sebelumnya.

Tarik Garis pada Level Penting

Gambarlah garis untuk menghubungkan dua titik support atau  resistance dalam chart. Pada trend up garis ditarik pada dua titik low price berturut-turut yang sedang mengalami kenaikan.  Sedangkan pada trend down, garis ditarik pada dua titik high price yang mengalami penurunan.

Harga akan menguji level-level garis tersebut jika sedang melanjutkan trend. Apabila garis-garis ini ditembus oleh harga, artinya ada indikasi perubahan trend.

Sebuah garis trend yang valid harus disentuh setidaknya tiga kali. Semakin lama garis trend diuji, maka garis itu semakin penting dan akurat.

Ikuti Garis Moving Average

Garis moving average adalah garis hasil perhitungan harga rata-rata dalam chart. Dengan menggunakan garis moving average, trader dapat melihat indikasi untuk melakukan buy atau sell secara objektif.

Indikator ini memberikan informasi kepada trader ketika tren masih bergerak rally dan memberikan tanda-tanda konfirmasi saat trend berbalik arah.

Beberapa trader mungkin menggunakan kombinasi 4 dan 9 MA, 9 dan 18 serta 5 dan 20 dalam chart daily. Sinyal diberikan saat MA yang lebih pendek melintasi MA yang lebih panjang.

Pelajari Oscillator

Trader harus mempelajari dan menggunakan Oscillator untuk membantu mengetahui apakah pasar sudah overbought atau oversold. Oscillator paling populer adalah RSI dan Stochastic Oscillator.

Jika kegunaan garis moving average untuk memberikan konfirmasi mengenai pembalikan atau kelanjutan trend, pada oscillator trader dapat mengetahui informasi secara khusus mengenai apakah  pasar akan melanjutkan trend atau akan berbalik arah.

Nah, itulah beberapa strategi teknikal analisis ala john murphy yang mungkin dapat kamu praktekkan. Bagi kamu yang ingin mengetahui informasi seputar trading lainnya, kamu dapat bergabung dengan forum traderhub.

Di forum traderhub kamu dapat berdiskusi dengan para trader lain. selain itu, kamu juga bisa mendapatkan analisis-analisis trading dari para analis profesional. Yuk klik di sini!

Author: Adi Kurniawan

Leave a Reply

eleven + fifteen =

  • Sign Up
Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.